Hari Ini di Gerbang Ramadhan 1428 H

Ramadhan datang kali ini disambut dengan gelegak bumi Bengkulu yang berkekuatan 7.9 skala Richter.  Gempa kemudian bukan cuma di Bengkulu. Padang, Lampung, Jambi, Maluku, Jayapura bahkan Timor Timurpun ikut tergoncang. Ah.. serasa Timor Timur masih wilayah Indonesia. Tapi gempa, apapun bencana alam, tidak melihat batas negara yang digaris-garis manusia. Tidak melihat siapa yang sedang berkuasa di wilayah itu. Tidak melihat betapa bobroknya suatu negara, atau malah betapa majunya suatu bangsa. Pada saatnya harus terjadi gempa,maka terjadilah.  Kita, manusia lah sebagai orang beragama yang kemudian mencari hikmah suatu bencana. Hari ini, ketika puasa mulai satu hari, semoga hikmah akan bencana yang terjadi akan mempertebal rasa keimanan kita kepada Pencipta Alam.

Di samping berbicara tentang pasrah dan hikmah, sebagai negri yang berpengalaman mendapat bencana alam, saya yang tangannya tidak dapat menjangkau ke mana-mana untuk membantu, hanya bisa berdoa dan berharap semoga Indonesia dapat semakin berpengalaman menghadapi bencana alam sehingga saudara-saudara di daerah bencana segera mendapat bantuan. Fasilitas-fasilitas yang terganggu dapat segera diperbaiki. Dan satu lagi ….. korupsi itu lhooo …. jangan korupsi dana, sandang, pangan. Jangan makan tulang kawan !

Di gerbang Ramadhan hari ini saya buat blog baru🙂 di WordPress. Setelah berkelana dari jaman Geocities.com, Multiply, Blogspot, Netindonesia.net, rasanya belum lengkap kalau tidak mencoba WordPress walau baru sekarang. Mungkin saya yang tidak konsisten menulis di blog terdahulu. Mungkin.

Ketidakkonsistenan saya muncul ketika harus memilih theme. Dari sekian banyak pilihan ada dua hal bertolak belakang yang jadi kandidat. Satu adalah Cutline by Chris Pearson dan yang lain adalah MistyLook by Sadish.

Cutline menggambarkan potongan gedung-gedung tinggi, memberi suasana padat, sibuk, kota, kumuh oleh tiang-tiang dan kabel-kabel entah listrik atau telpon yang berseliweran. Yang saya suka, karena menggambarkan energi potensial yang segera menjadi kinetik dengan velocity yang tinggi, gerak yang cepat, bisnis dan keuntungan yang berlipat. Iya, theme ini pilihan pertama saya.

Sementara dunia Mistylook begitu hening. Jembatan kecil di atas sebuah sungai berair tenang, sementara dahan-dahan yang menjuntai hingga permukaan sungai kehilangan dedaunannya layaknya musim gugur di negeri utara. Semua terselimut hazy, kabut tipis yang semakin membuat seakan jam berhenti bergerak. Jangan salahkan kalau saya jadi malas🙂 Ini pilihan kedua saya dan kemudian saya putuskan untuk memakai Mistylook. Alasannya saya merasa lebih damai bila berada di dunia Mistylook. Ah… meski itu cuma theme saja.

Semoga saja, di gerbang Ramadhan 1428 H ini akan membawa kedamaian untuk bulan ini sehingga dengan hikmat dan nikmat kita dapat beribadah dan mendapat keutamaan di bulan penuh berkah. Amiinn.

One thought on “Hari Ini di Gerbang Ramadhan 1428 H

  1. Hobinya bikin blog di mana-mana ya? Lumayanlah, toh masih gratis, paling cuma butuh waktu aja buat ngisi dan memeliharanya🙂

    Kalau saya punya 2 hobi yang cukup berbahaya. Pertama, hobi beli laptop, rasanya udah 20-an biji deh🙂, trus kalau udah bosen, dibagi-bagi ke rekan yang lain. Kedua, hobinya beli domain dan hosting🙂

    Gawatnya, tidak cuma makan waktu, 2 hobi itu juga makan uang. Jadi harus dimanfaatkan juga untuk mencari sumber dana.

    Salah satunya yang baru dirintis sebagai sebuah layanan resmi: http://web1hari.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s