<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Di Mimpi Saya Totto Chan Bertemu Bersihar Lubis</title>
	<atom:link href="http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2009 05:55:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: enopiipone</title>
		<link>http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/#comment-24</link>
		<dc:creator>enopiipone</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 10:28:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/#comment-24</guid>
		<description>Halo Om Zul. Terima kasih sudah memberi komentar. Maaf kalau kata-kata terlihat vulgar dan kasar untuk beliau. Kalau kata &quot;dungu&quot; nya memang berasal dari beliau yang saya baca di beberapa surat kabar/internet. Cuma dalam bentuk kalimat seperti apa kata &quot;dungu&quot; itu muncul dari beliau jelas saya ngga tau karena ngga dengar langsung. Dan kebetulan beliau orang Batak jadi yang terpikir adalah seperti yang saya tulis. Saya jadi ingat punya teman orang Batak namanya Buha Sihar dan Greg Hutahaen. Dua-duanya kalau ngomong lemah lembut. Mungkin mereka masih sodaraan sama Om Bersihar :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo Om Zul. Terima kasih sudah memberi komentar. Maaf kalau kata-kata terlihat vulgar dan kasar untuk beliau. Kalau kata &#8220;dungu&#8221; nya memang berasal dari beliau yang saya baca di beberapa surat kabar/internet. Cuma dalam bentuk kalimat seperti apa kata &#8220;dungu&#8221; itu muncul dari beliau jelas saya ngga tau karena ngga dengar langsung. Dan kebetulan beliau orang Batak jadi yang terpikir adalah seperti yang saya tulis. Saya jadi ingat punya teman orang Batak namanya Buha Sihar dan Greg Hutahaen. Dua-duanya kalau ngomong lemah lembut. Mungkin mereka masih sodaraan sama Om Bersihar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zul Azmi Sibuea</title>
		<link>http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/#comment-23</link>
		<dc:creator>Zul Azmi Sibuea</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 09:08:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/#comment-23</guid>
		<description>Bersihar Lubis yang saya kenal

“Om Sihar : Bah, kurang ajar !! Tak bedalah kalian semua orang-orang dungu !!!”
Petikan dialog khayal diatas,  nurani  saya  berontak  ingin meluruskan dengan  assosiasi yang masih  terekam dalam benak saya  sesuai dengan karakter Bersihar Lubis yang saya kenal.  Bersihar Lubis, lahir  di  Gunungtua Batangonang, Tapanuli Selatan Sumatera Utara, dan dibesarkan di Sibolga 
Dari sudut karakter  dan gaya bicara menurut pengamatan saya  Bersihar tidak akan pernah mengeluarkan  kata-kata  yang vulgar, kasar sebagaimana tipologi etnis batak pada umumnya, seperti digambarkan oleh fragmen dialog diatas. 
Dari tempat lahirnya Gunung tua, dan dibesarkan di Sibolga dia terlahir , terdidik,  menjadi pribadi yang lembut malah  sedikit agak manis bertutur kata. Anak seorang guru olah raga SPG (Sekolah Pendidikan Guru)., dengan perasaan yang  halus lembut, mungkin atau  amati karya-karyanya bila sedang melukiskan keindahan Sibolga.
Syahdan , kira  tahun 1971 , saya kira-kira berunur 12 tahun,  tinggal 600 meter dari rumah  Bersihar Lubis di Jalan IV Sambas , Sibolga. Pada suatu hari minggu saya hanya  berdiri tercengang menonton mereka bermain tennis meja dihalaman rumahnya,  Dengan sapaan yang lembut Bersihar minta saya untuk mengumpulkan teman-teman sebaya untuk bermain pada hari minggu berikutnya. Dengan selisih usia kira-kira delapan tahun kita dapat  berolah raga (bukan hanya tennis meja) bersama mereka  dalam sebuah organsasi   yang diberi nama Karang Taruna – Nyiur Melambai  yang dipimpin oleh nya.
Jadi agak terbalik dengan dialog diatas. Tapi anda masih tetapi bisa bermimpi apa saja, saya hanya  menyampaikan apa yang pernah saya amati dan alami dalam bentuk fakta yang juga bisa berubah jadi mimpi , karena ditelan waktu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bersihar Lubis yang saya kenal</p>
<p>“Om Sihar : Bah, kurang ajar !! Tak bedalah kalian semua orang-orang dungu !!!”<br />
Petikan dialog khayal diatas,  nurani  saya  berontak  ingin meluruskan dengan  assosiasi yang masih  terekam dalam benak saya  sesuai dengan karakter Bersihar Lubis yang saya kenal.  Bersihar Lubis, lahir  di  Gunungtua Batangonang, Tapanuli Selatan Sumatera Utara, dan dibesarkan di Sibolga<br />
Dari sudut karakter  dan gaya bicara menurut pengamatan saya  Bersihar tidak akan pernah mengeluarkan  kata-kata  yang vulgar, kasar sebagaimana tipologi etnis batak pada umumnya, seperti digambarkan oleh fragmen dialog diatas.<br />
Dari tempat lahirnya Gunung tua, dan dibesarkan di Sibolga dia terlahir , terdidik,  menjadi pribadi yang lembut malah  sedikit agak manis bertutur kata. Anak seorang guru olah raga SPG (Sekolah Pendidikan Guru)., dengan perasaan yang  halus lembut, mungkin atau  amati karya-karyanya bila sedang melukiskan keindahan Sibolga.<br />
Syahdan , kira  tahun 1971 , saya kira-kira berunur 12 tahun,  tinggal 600 meter dari rumah  Bersihar Lubis di Jalan IV Sambas , Sibolga. Pada suatu hari minggu saya hanya  berdiri tercengang menonton mereka bermain tennis meja dihalaman rumahnya,  Dengan sapaan yang lembut Bersihar minta saya untuk mengumpulkan teman-teman sebaya untuk bermain pada hari minggu berikutnya. Dengan selisih usia kira-kira delapan tahun kita dapat  berolah raga (bukan hanya tennis meja) bersama mereka  dalam sebuah organsasi   yang diberi nama Karang Taruna – Nyiur Melambai  yang dipimpin oleh nya.<br />
Jadi agak terbalik dengan dialog diatas. Tapi anda masih tetapi bisa bermimpi apa saja, saya hanya  menyampaikan apa yang pernah saya amati dan alami dalam bentuk fakta yang juga bisa berubah jadi mimpi , karena ditelan waktu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zen</title>
		<link>http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/#comment-11</link>
		<dc:creator>zen</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 09:15:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://enopiipone.wordpress.com/2007/12/17/di-mimpi-saya-totto-chan-bertemu-bersihar-lubis/#comment-11</guid>
		<description>saya jadi ingat ;agi toto-chan. thanks sudah mengingatkannya lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya jadi ingat ;agi toto-chan. thanks sudah mengingatkannya lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
