Museum Al-Quran

 

 Pada suatu siang yang panas, yang sesungguhnya tidak begitu pengaruh buat saya karna saya ada di dalam gedung berAC, Siska mengirim pesan lewat YM.

Martsiska : saya kemarin ke museum Al Quran di TMII

Martsiska : menyedihkan sekali kondisinya

Saya : saya gak pernah ke museum itu, jadi gak tau

……blah .. bla…bla…. 

**** 

Saya terakhir ke museum di Jakarta waktu kelas 2 SMA dan itu adalah jaman dahulu kala. Jaman gedung sekolah saya belum semegah gedung sekarang. Jaman begitu nyamannya menyelusuri jalan Bulungan yang belum disesaki oleh gultik, parkir mobil, bis bandara,motor, taksi dan lalu lintas kendaraan yang sangat tinggi.  Jaman masih ada bioskop elite bernama Garden Hall yang kalau nonton di situ nggak boleh pakai sandal jepit lhoo …., musti pakai karcis !  Sampai bioskop itu kemudian disulap bim salabim jadi Blok M Plaza, tiga tahun lalu-lalang saya cuma lewat parkirannya yang waktu itu rasanya luas banget. Jangankan nonton, masuk ke lobbynya aja nggak berani …. uuuu…minder duluan deh. Jaman beribu kenangan ketika melintas kawasan Blok M menuju terminal bus. Ah…jaman itu sudah berlalu duapuluhdua tahun yang lalu. Iya, duapuluhdua tahun yang lalu adalah terakhir kali saya pergi ke museum di Jakarta ! Baca entri selengkapnya »

Tiket Online PT KAI

Sebagai orang yang lahir dan hidup di Jakarta, juga saudara-saudara Bapak dan Ibu sebagian besar di Jakarta, Mbah Kung  juga Mbah Putri yang sudah lama nggak ada, eh masih ada satu Mbah Putri deng … saya dan keluarga tidak pernah mengkhususkan diri mudik ketika Lebaran. Keluarga besar saya ada di Jakarta, jadi kami menghabiskan waktu  Lebaran di Jakarta. Karena itu saya tidak pernah merasakan berdesak-desakan antri tiket di Gambir, apalagi naik Kereta Sapu Jagat … nggak pernah.

Baca entri selengkapnya »

Hari Ini di Gerbang Ramadhan 1428 H

Ramadhan datang kali ini disambut dengan gelegak bumi Bengkulu yang berkekuatan 7.9 skala Richter.  Gempa kemudian bukan cuma di Bengkulu. Padang, Lampung, Jambi, Maluku, Jayapura bahkan Timor Timurpun ikut tergoncang. Ah.. serasa Timor Timur masih wilayah Indonesia. Tapi gempa, apapun bencana alam, tidak melihat batas negara yang digaris-garis manusia. Tidak melihat siapa yang sedang berkuasa di wilayah itu. Tidak melihat betapa bobroknya suatu negara, atau malah betapa majunya suatu bangsa. Baca entri selengkapnya »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!